Anabaptis adalah gerakan Kristen yang bermula selama Reformasi Radikal pada abad ke-16. Revormasi yang diawali dari Martin Luther dan Ulrich Zwingli yang tidak radikal dan tidak tuntas menyebabkan teman-teman Zwingli yang kemudian disebut sebagai gerakan Anabaptis, kurang puas kepada Zwingli dan mereka mengadakan pembaharuan secaara radikal dan konsekuen, menuntur pemenuhan-pemenuhan ajaran yang sesuai dengan ajaran Perjanjian Baru sungguh-sungguh dilaksanakan, misalnya: Baptisan Orang dewasa yang telah Percaya dan Baptisan Anak di tolak, Gereja adalah gereja yang bebas dimana Gereja harus memisahkkan diri dari otoritas Negara atau dengan kata lain Negara tidak boleh menguasai Gereja. demikeyakinan tersebut penganut gerakan Anabaptis rela dianiyaya bahkan mati.
Tokoh-tokoh Gerakan Anabaptis yaitu Conrad Grebel, Felix Manz, George Blaurock, Wilheim Reublin dan yang lain, mereka memiliki ajaran yang sama dengan Martin Luther dan Zwingli, yaitu:
- Bahwa Alkitab memiliki kuasa atas iman dan kehidupan orang Kristen sehari-hari.
- Bahwa iman memegang peranan penting dalam hidup orang Kristen. Orang benar hidup oleh sebab iman. Anak kecil karena belum dapat menyatakan imannya, maka tidak perlu dibaptiskan.
- Bahwa keselamatan itu adalah anugerah bukan berdasarkan jasa atau perbuatan manusia dan tidak disalurkan secara magis melalui sakramen.
Secara ringkas pokok-pokok Ajaran Anabaptis tercantum dalam
Pengakuan Iman Bersaina Shletheim yaitu:
Baptisan
Baptisan diberlakukan bagi orang-orang yang menyatakan pengakuan imannya dan mereka yang hidup dalam kebangkitan, yaitu orang-orang yang telah berubah hidupnya dan hidup dalam hidup yang baru. Baptisan anak ditolak karena tidak sesuai kebenaran Firman Allah (Alkitab).
Siasat (Disiplin) goreja
Anggota gevaja yang kemball ke dalam hidup dosa dan menolak untuk bertobat dan menolak untuk kembali hidup sebagaimana murid-murid Tuhan Yesus disiasat atau dikucilkan dari keanggotaan Jemaat.
Perjamuan Kudus
Orang-orang yang ikut Perjamuan Kudus adalah orang-orang yang telah dibaptiskan dan memiliki iman yang sama dengan Anabaptis
Menjauhkan diri dari hidup keduniawian
Orang Kristen harus hidup secara kudus (suci) la harus meninggalkan dosa dan menjauhi kebiasaan-keblasaan hidup masyarakat di sekitarnya yang berdosa.
Gembala sidang
Jemaat Anabaptis harus dilayani oleh seorang Gernbala sidang Tugas Gembala sidang antara lain adalah menyampaikan Firman Tuhan, melayani Perjamuan Kudus, mengembalakan anggota Jemaat.
Pedang
Murid Kristus dalam segala keadaan, harus meneladan sikap Juru Selamat yang rela menderita. Orang Kristen tidak boleh memakai kekerasan, kekejaman, dan peperangan.
Sumpah
Anggota gereja harus patuh pada ajaran Kristus, para anggota gereja dilarang bersumpah bahkan sumpah secara sipil sekalipun. Mereka harus mengatakan kebenaran tanpa harus bersumpah.
Pokok-pokok ajaran gereja Anabaptis yang berbeda dengan ajaran gereja-gereia reformatoris pada waktu itu:
Kembali kepada Alkilab
Maksudnya Alkitab sebagai dasar dan memilikki kuasa maupun kewibawaan atas iman dan hidup orang percaya. Dan Firman Allah itu harus diberlakukan dalam kenidupan sehari-hari
Orang benar hidup oleh Iman
Keselamatan sesorang tidak lepas dari iman orang itu sendiri. Maka baptisan hanya diberlakukan bagi orang yang telah dewasa yang menyatakan imannya, Anak kecil tidak dapat menyatakan imannya, maka tidak dibaptiskan.
Tentang Gereja
Gereja adalah persekutuan orang-orang percaya yang telah hidup baru dan senang mempelajari Alkitab (Firman Allah) dan menjalankan apa yang diperintahkan Tuhan Yesus dalam hidup sahari-hari
Gereja adalan gereja bebas (merdeka), artinya adanya pemisahan antara gereja can pemerintahinegara, dimana gereja tidak di bawah pemerintah. Pemerintah tidak boleh memerintah dan mengatur hidup gereja. Kuesa di atas geraja adalah Alkitab. Hidup gereja adalah seperti gereja dalam Parjanjian Baru
Gereja dilayani oleh Pendeta yang dipilih dari dan oleh anggota gereja sendiri Tugas pokok Pendeta mengajarkan Firman Allah, melayani Perjamuan Tuhan dan melakukan pelayanan penggembalaan terhadap anggota gereja.
Disiplin (Siasat) gereja harus ditegakkan berdasarkan Firman Allah, bagi anggota geroju yang kernbali kepada kehidupan dosa dan menolak kemball kepada perseliutuan murid-murid Yesus harus dikeluarkan dari keanggotaani gereja (Mat 18:15 (st).
Baptisan
Baptisan hanya bagi orang percaya yang mengalami kelahiran baru (bdn Yoh 3:1-21) dan menunjukkan perubahan pola kehidupannya oleh kuasa Allah. Alr baptisan adalah simbol bahwa oleh iman dan darah Kristus orang berdosa telah disucikan, Baptis menunjukkan kepada umum mengenai iman kepada Tuhan Yesus Dan sebagai pernyataan bahwa kita telah mati untuk dosa dan berjalan di dalam hidup yang baru (Rm 6:4)
Perjamuan kudus
Yang diperkenankan mengikuti Perjamuan adalah mereka yang telah menerima baptisan (dewasa) dan disatukan dalam iman Anabaptis
Kehidupan Orang Kristen sehari-hari
Harus faut penuh kasih kepada Kristus dan hidup sesuai Firman Allah dalam Alkitab
Harus hicup dalam kesucian lahir dan bathin serta mau terpisah dari dosa-dosa yarig ada dalam masyarakat.
Harus bersikap seperti Tuhan Yesus yaitu hidup dalam kasih, walaupununtuk itu harus menderita Tidak boleh menggunakan kekerasan, kekejaman dan peperangan Tidak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan ninlainkan harus mengalahkan kejahatan derigan kebaikan
Orang Kristen harus mengatakan kebenaran tanpa harus bersumpah
Hidup orang Krinten ada perubahan hati yang diperbaharui oleh kasih Allah
Pokok pokok ajaran gereja Anabaptis tersebut merupakan koreksi atas ajaran dan cara kehidupan koreksi atas kehidupan gereja yang telah menyimpang dari kebenaran Alkitab, agar gereja kembali kepada hidup gereja seperti yang dikehendaki dalam kitab Perjanjian Baru.
Sumber : Robert Ferdinan, the theology of anabaptis, Herald Press:1975, Scottdale, Pennsylvania.
Guy F. Hershberger, The Recovery of The Anabaptist Vision, Herald Press: 1957, Scottdale, Pennsylvania.
PJ Soedjadi, Dogma Mennonite, Diktat Matakuliah Mennonitika Sekolah Tinggi Agama Kristen Wiyata Wacana Pati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar