Bab 5 Menjadi Ciptaan Baru
Bahan Alkitab: 2 Korintus 5:16–21
Pendidikan Agama dan Budhipekerti Kelas XI
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis cara Allah membarui keluarga Kristen.
- Membuat video singkat tentang keluarga yang takut pada Allah.
- Mempresentasikan kajian tentang kehidupan keluarga yang diperbarui Allah.
Dalam situasi seperti itulah Paulus menekankan agar umat benar-benar memahami ciptaan baru. Ciptaan baru bukanlah berarti seseorang diciptakan kembali, melainkan seseorang melakukan pola hidup baru yang lebih baik. Umat (gereja) diajak untuk bersedia meninggalkan dan menanggalkan cara hidup lama dengan penyembahan berhala itu dan hidup baru dengan mengikuti Allah. Di samping itu, umat juga diajak untuk menjalankan hidup yang baru. Misalnya, jika sebelumnya seseorang terbiasa menyingkirkan orang yang lemah secara ekonomi, kini ia diubah menjadi peduli terhadap orang-orang miskin. Mereka juga diminta untuk meninggalkan kebiasaan pesta pora dan memulai kebiasaan baru, yakni hidup dalam iman kepada Allah.
Rangkuman
Ciptaan baru adalah sebuah respons atas karya Allah yang selalu membutuhkan tindakan yang terus-menerus diperbarui. Setiap orang harus meninggalkan kehidupan lama yang tidak mencerminkan karya Allah, dan memperbaruinya dengan tindakan yang baru, yang menghadirkan tindakan yang di dalamnya karya Allah tampak dalam hidup setiap orang.
Refleksi
Sekarang aku bisa memahami dan mempraktikkan hidup sebagai ciptaan baru. Belajar dari pengalaman umat dalam 2 Korintus 5:16–21, perilaku yang lama yang buruk perlu ditanggalkan dan diganti dengan perilaku hidup baru yang telah diperbarui. Aku mau belajar menjadi pribadi baru yang telah Allah ciptakan dengan sangat baik.
Sumber:
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA, 2021 Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas XI Penulis: Mulyadi ISBN 978-602-244-708-5 (jil.2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar